1. Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintah
2.
Kota sebagai suatu wadah yang memiliki batasan administrasi
sebagaimana diatur dalam perundang-undangan
3.
Ciri ciri desa Menurut direktorat jendral
pembangunan desa (dirjen bangdes) tahun 2011
a.
Perbandingan lahan dengan manusia cukup besar
b.
Lapangan kerja yang dominan adalah sector pertanian
(agraris)
c.
Hubungan antarwarga desa masih sangat akrab
d.
Masyarakatnya masih memegang teguh tradisi yang
berlaku
e.
Sector agraris, seperti halnya pertanian menjadi
ciri khas dari pedesaan
4.
Penduduk memiliki karakteristik atau ciri ciri
khusus :
a.
Komposisi umur, jenis kelamin, dan rasio
ketergantungan
b.
Organisasi kemasyarakatan (KNPI), suatuan polisi
pamong praja, hansip, pramuka)
c.
Tingkat pendidikan, jumlah siswa, jumlah guru
d.
Tingkat kesehatan, tingkat kematian, tingkat
kelahiran, dan kualitas lingkungan
e.
Swadaya masyarakat dan gotong royong untuk
pembangunan daearah
5.
Klasifikasi desa:
a.
Desa tradisional adalah tipe des pada masyarakat
suku terasing yang seluruh kehidupan masyarakat masih bergantung pada alam
sekitarnya
b.
Desa Swadaya desa yang tingkat perkembangannya
agak maju
i.
Jumlah penduduk jarang
ii.
Terikat oleh kebiasaan-kebiasaan adat
iii.
Mempunyai lembaga yang masih sederhana
iv.
Pendidikan rendah
v.
Lokasi terpencil
vi.
Produktivitas tanah rendah
c.
Desa Swakarya adalah desa yang tingkat
perkembangannya sudah lebih maju
i.
Adat istiadat masyarakat sedang transisi
ii.
Pengaruh luar mulai masuk
iii.
Mata pencaharian mulai beraneka ragam
iv.
Lapangan kerja bertambah
v.
Swadaya masyarakat gotong royong telah efektif
vi.
Roda pemerintahan mulai berkembang baik
d.
Desa swasembada adalah desa yang telah maju dan
memiliki ciri-ciri
i.
Lokasi desa biasanya di sekitar ibu kota
ii.
Semua keperluan hidup pokok desa swasembada
dapat disediakan oleh desa
iii.
Alat teknis lebih modern dari desa lain
iv.
Adat istiadat sudah tidak mengikat penduduk
v.
Lembaga social, ekonomi, dan kebudayaan yang ada
sudah dapat menjaga kelangsungan hidup
vi.
Mata pencarian penduduk sudah berneka ragam
vii.
Tingkat pendidikan maju
6.
Berdasarkan luas wilayah
a.
Desa terkecil luas < 2 km2
b.
Desa kecil luas 2-4 km2
c.
desa sedang luas 4-6 km2
d.
desa besar luas 6-8 km2
e.
desa terbesar luas 8-10 km2
7.
berdasarkan jumlah penduduk
a.
desa terkecil < 800 orng
b.
desa kecil 800 – 1600 orng
c.
desa sedang 1600-2400 orng
d.
desa besar 2400-3200 orng
e.
desa terbesar 3200 orng
8.
hal yang menyangkut keadaan masyarakat desa
meliputi
a.
rendahnya tingkat kesehatan penduduk desa
b.
tingginya tingkat kematian penduduk
c.
kekurangan SDM dalam melaksanakan pembangunan di
daerah karena masih terdapat desa yang berpenduduk jarang dan terpencar-pencar
d.
rendahnya tingkat pendapatan penduduk desa
e.
rendahnya tingkat keterampilan kerja penduduk
desa
9.
kendala mengenai pemerintahan desa, antara lain
a.
masih kurang koordinasi antarlembaga yang ada di
pedesan dalam melaksanakan pembangunan
b.
masih banyak lembaga ekonomi masyarakat yang
belum berfungsi sebagaimana mestinya
c.
pola penggunaan dan penguasaan tanah belum
mencerminkan pemerataan pendapatan
d.
hubungan lembaga pemerintah desa
10.
Kendala kondisi geografis desa
a.
kurangnya prasarana yang menyebabkan desa tidak
dapat berkembang dengan baik
b.
jumlah penduduk dengan lahan pertanian tidak
seimbang
c.
jumah penduduk yang jarang dan terpencar –
pencar
11.
UKDP adalah suatu wadah system perencanaan,
pelaksanaan, pengendalian, dan pengevaluasian pembangunan yang terkoordinasi
dan terpadu di suatu wilayah kecamatan
12.
Fungsi LKMD adalah untuk tujuan membantu
pemerintah desa/kelurahan dalam meningkatkan pelayanan pemerintah dan
pemerataan hasil-hasil pembangunan kepada masyarakat
13.
Usaha yang bersifat pengembangan LKMD antara
lain
a.
Latihan keterampilan dalam pembangunan an
pemugaran perumahan desa
b.
Latihan keterampilan dalam pelaksanaan permukikiman
penduduk
c.
Latihan kursus bidang perekonomian desa, tata
desa, dan prasarana desa bagi pengurus
LKMD
d.
Latihan keterampilan wirausaha untuk menciptakan
lapangan kerja
e.
Penyuluhan dan peningkatan motivasi anggota
masyarakat di desa-desa yang belum berkembang
f.
Penerbitan brosur-brosur penyuluhan
14.
Menurut bintarto warga desa dapat berfungsi
sebagai partner pembangunan kota adapun ciri cirinya :
a.
Ada kesediaan menerima pengalaman baru dan
terbuka terhadap pembaruan
b.
Dapat menghadapi dan mampu mengatasi sejumlah
masalah yang ada
c.
Berpikir maju dengan tidak mengabaikan
pengalaman masa lampau
d.
Melakukan tindakan yang teratur dan teliti dalam
menyelesaikan masalah
e.
Mempunyai perencanaan yang didasari pada
pemikiran yang masuk akal atau rasional
f.
Berpegang pada segala sesuatu yang dapat
diperhitungkan
g.
Mempunyai kepercayaan pada ilmu pengetahuan dan
teknologi
h.
Bersedia menerima kritik dari pihak lain yang
positif
15.
Pengertian kota :
a.
Peraturan menteri : sebagai suatu wadah yang
memiliki batasan adimistrasi sebagaimana diatur dalam perundang-undangan.
b.
Bintarto : kota merupakan system jaringan
kehidupan manusia dengan kepadatan penduduk tinggi, struktur social ekonomi
heterogen, dan corak kehidupan yang materialistic
c.
Wirth : suatu permukiman penduduk orang yang
cukup besar, padat dan permanen, dihuni oleh orang-orang yang heterogen
kedudukan sosialnya.
d.
Max weber : suatu wilayah yang penghuni
setempatnya dapat memenuhi sebagian besar kebutuhan ekonominya di pasar local
e.
Dwight Sanderson : kota ialah tempat pemukiman
yang berpenduduk 10.000 orang atau lebih
16.
Istilah penyebutan kota
a.
Urban adalah suatu bentuk yang memiliki suasana
kehidupan dan penghidupan yang modern
b.
City adalah pusat kota
c.
Town adalah kota kabupaten
d.
Township adalah kota kecamatan
17.
Klasifikasi kota menurut taylor
a.
Tahap awal / infantile ( the infantile stage) :
merupakan tahp awal dari sebuah kota, dimana masih belum jelas pembagian mengenai
daerah pemukiman dengan perdagangan, belum adanya pembatasan yang jelas
b.
Tahap muda / juvenile ( the juvenile stage) : Nampak
beberapa kenampakan pengelompokan pertokoan di bagian-bagian kota serta
munculnya kawasan permukiman kelas menengah ke atas muncul disekitar kawasan
pembangunan pabrik dan di pinggiran kota
c.
Tahap dewasa : Nampak adanya gejala-gejala
segregasi fungsi-fungsi ( pemisahan fungsi fungsi). Tahap ini sudah terlihat
adanya perbedaan antara permukiman keals atas dan kelas bawah.
d.
Tahap ketuaan : tahap terakhir ditandai dengan
adanya pertumbuhan yang terhenti ( cessation of growth). Dalam tahap ini banyak
terjadi kemunduran mulai dari distrik serta kesejaterahan ekonomi penduduknya
18.
CBD atau pusat kota. Di pusat kota ini berbai
macam fasilitas mulai dari gedung pemerintahan, perkantoran, bank, pertokoan
besar, dan sebagainya
19.
Transitional zone (zona peralihan), zona ini
merupakan tempat tinggal golongan penduduk kelas menengah, dengan kegiatan
ekonomi tingkat menengah
20.
Commuters zone ( zona penglaju), merupakan zona
yang menjadi tempat tinggal para buruh dan pekerja pabrik golongan rendah
21.
Perbedaan antara masyarakat desa dan kota
a.
Kota
i.
Perilaku heterogen
ii.
Perilaku yang dilandasi oleh konsep pengandalan
diri dan kelembagaan
iii.
Perilaku yang berorientasi pada rasionalitas dan
fungsi
iv.
Mobilitas social dinamiskebaruan dan
diversifikasi kultural
v.
Birokrasi fungsional dan nilai-nilai secular lebih
tinggi (individualisme)
b.
Pedesaan
i.
Perilaku homogeny
ii.
Perilaku yang dilandasi oleh konsep kekeluargaan
dan kebersamaan
iii.
Perilaku yang berorientasi pada tradisi dan
status
iv.
Mobilitas social kurang dinamis
v.
Kesatuan dan keutuhan kultural
vi.
Banyak ritual dan nilai-nilai sacral lebih
tinggi ( kolektivisme)
22.
Menurut bintarto, wilayah wilayah zona interaksi
adalah
a.
City (pusat kota)
b.
Suburban ( subdaerah perkotaan), yaitu suatu
wilayah yang lokasinya berdekatan dengan pusat kota. wilayah ini merupakan
tempat tinggal para penglaju
c.
Suburban fringe ( daerah perkotaan paling luar),
yaitu semua batas wilayah terluar suatu kota. Wilayah ini ditandai dengan
sifat-sifatnya yang mirip dengan wilayah kota, kecuali terhadap wilayah pusat
kota
d.
Rural urban fringe (daerah batas desa-kota),
yaitu suatu wilayah yang terletah antara kota dan desa ditandai dengan pola
penggunaan lahan campuran antara sector pertanian dan nonpertanian
e.
Rural ( daerah pedesaan) , yaitu suatu wilayah
yang menitikberatkan pada sector pertanian
23.
THab = 100/ 1+
= 59
Pa : jumah penduduk di wilayah A
0 comments:
Post a Comment